Seharusnya sikap galau bisa di halau sekuat tenaga dengan sikap memilih 'jalan' yang paling tepat pada situasinya. Pilihan seseorang yang paling tepat untuk dirinya, keluarganya, agamanya dan tetangganya akan mengantarkan seseorang pada kehidupan yang lebih bermakna.
Berikut tips menjalani kehidupan, agar hidup kita tepat menjalani kehidupan :
- Beranilah
mengakui kesalahan yang Anda perbuat. Hanya orang yang berjiwa kerdil yang
suka menyembunyikan kesalahannya dan suka mencari kambing hitam.
- Beranilah
mengakui kesalahan, kelemahan dan keterbatasan Anda. Semuanya itu tidak mencerminkan
sikap rendah diri, tapi justru menunjukkan sikap yang sportif.
- Belajarlah
untuk memaafkan kesalahan orang lain. Hanya orang yang berjiwa besar yang
bisa memaafkan, orang yang lemah cenderung mudah membenci dan menyimpan
kesalahan orang lain.
- Belajarlah
untuk bersikap rendah hati. Hindari kebiasaan menyombongkan diri atas Prestasi
atau Keunggulan apapun yang Anda miliki. Kesombongan biasanya mencerminkan
harga diri yang rendah, sedangkan rendah hati menunjukkan harga diri yang
tinggi dari orang yang berjiwa besar.
- Beranilah
bertanggungjawab atas apapun yang telah Anda katakan dan lakukan.
Orang-orang yang berjiwa pengecut biasanya tidak berani bertanggungjawab,
bahkan sering melemparkan tanggungjawab
kepada orang lain.
- Tingkatkan
terus rasa percaya diri Anda. Hindari kebiasaan membanding-bandingkan diri
dengan orang lain. Mereka mungkin lebih hebat dan lebih berbobot, tapi itu
bukan ukuran untuk menilai diri anda tidak berarti.
- Berusahalah
untuk tetap bersikap tenang dalam situasi dan kondisi yang buruk. Hindari
mengambil keputusan penting ketika pikiran dan perasaan Anda sedang tidak
menentu, apalagi dalam keadaan emosional.
- Biasakanlah
diri Anda untuk tidak takut mengambil resiko. Tempat yang aman dan kondisi
yang nyaman bisa menciptakan status
quo dan tidak baik bagi perkembangan jiwa Anda.
- Beranilah
untuk mengambil kegagalan, karena kegagalan memberikan banyak sekali
pelajaran yang berharga. Orang-orang berjiwa besar biasanya dibesarkan
oleh kegagalan, tapi sebaliknya orang-orang berjiwa kerdil umumnya
dilumpuhkan oleh kegagalan.
- Bersikaplah optimis, pandanglah masa depan dengan penuh harapan. Belajarlah melihat hambatan sebagai tantangan untuk ditaklukkan dan masalah sebagai kesempatan untuk memperkuat karakter.
- Bersikaplah
tegas dalam membela hak-hak Anda. Jangan takut pada penolakan dan jangan
alergi pada perbedaan. Jangan berusaha untuk menyenangkan semua orang
dengan mengorbankan harga diri Anda. Jangan merasa terganggu oleh sikap
pro atau kontra selama Anda berdiri pada prinsip yang benar.
- Belajarlah untuk melihat perasaan secara proporsional. Hindari kebiasaan membesar-besarkan masalah kecil. Jangan biarkan diri anda dipusingkan dengan urusan-urusan sepele. Don’t sweat the small stuff.
- Belajarlah untuk menerima orang lain sebagaimana adanya, jangan berusaha atau menuntut orang lain berubah sesuai dengan harapan dan keinginan Anda. Namun tidak ada salahnya Anda memotivasi mereka untuk lebih berkembang.
- Belajarlah
untuk melihat kebaikan dan keistimewaan orang lain. Dengan begitu Anda
tidak akan terlalu terganggu oleh kelemahannya.
- Belajarlah
untuk membuat orang lain merasa bangga dengan dirinya. Hanya orang yang
berjiwa besar yang dapat membantu orang lain menjadi lebih percaya diri.
- Belajarlah
untuk bisa ikut bergembira atas keberhasilan oang lain. Rasa iri dan tidak
suka atas sukses yang diraih orang lain mengungkapkan harga diri yang
rendah.
- Biasakanlah
untuk menghargai pendapat dan keyakinan orang lain meskipun berbeda
pendapat dan keyakinan dengan anda. Picik sekali orang yang menganggap dirinya
sudah memborong semua kebenaran.
- Terimalah
setiap kritik dengan lapang dada. Bukan kelemahan dan penjelasan panjang
lebar. Bukan kemarahan dan penjelasan panjang lebar. Bagaimanapun
bentuknya kritik merupakan pemberian yang sangat berharga bagi perkembangan
diri Anda.
- Selesaikanlah
setiap konflik dengan win-win
solution, solusi menang-menang. Masalah terselesaikan tanpa ada pihak
yang merasa dikalahkan oleh orang lain. Hanya orang yang berjiwa kecil
yang selalu ingin menang sendiri.
- Berpikirlah
besar, bercita-citalah besar dan haraplah yang terbaik. Bahkan ketika Anda
menghadapi kenyataan yang sebaliknya. Betahanlah!!! Biarkan kebesaran jiwa
anda teruji dalam berbagai kesukaran.
„ Kebesaran jiwa bukanlah warisan dan Kekerdilan
jiwa bukan malapetaka. Anda bisa belajar mengembangkan kebesaran jiwa Anda
dengan Kemauan dan Ketekunan“